Khasiat Obat Tradisional

Obat Tradisional yang aman tanpa efek samping

Gejala Kanker Tulang Mirip Gejala Rematik

Gejala kanker tulang memang sama dengan gejala rematik. Repotnya, seperti penyakit kanker pada umumnya, kanker tulang juga termasuk penyakit yang ganas.

Kenapa ? Karena selain penyebab kanker tulang ini masih belum diketahui dengan pasti, kanker tulang ini punya angka kematian yang cukup tinggi. Mengerikan yaa..

Dan kasus kanker ini cukup spesial karena tulang merupakan kerangka untuk menegakkan tubuh. Tulang juga yang menopang tubuh kita sehingga kita bisa bejalan. Cukup “MEMBAHAYAKAN” kan apabila anda tidak bisa menggerakan bagian tubuh anda ? Seperti mimpi buruk jika pada akhirnya anda tidak bisa melakukan apa-apa alias lumpuh.

Nah, kanker tulang ini terbagi menjadi 2, yaitu : Kanker tulang primer dan kanker tulang sekunder.

Disini kami akan menjelaskan 2 macam kanker tulang tersebut.

Gejala Kanker Tulang Primer

Kanker tulang merupakan induk dari sel kanker itu sendiri. Awal terbentuknya kanker berada di daerah tulang. Gejala kanker tulang primer awalnya mungkin tidak terlalu anda rasakan. Rasa nyeri di area tulang seringkali dipersepsikan sebagai sakit rematik.

Pernah merasakan sakit rematik ? Ya seperi itulah.. Rasanya linu-linu pada tulang. Apalagi setelah bekerja agak berat seperti mengangkat barang atau kerja keras lainnya. Kadang disertai bengkak, bengkak dan nyeri ini umumnya berada di persendian, kemudian rasa nyeri tersebut berpindah-pindah.

Gejala awal kanker tulang adalah nyeri-nyeri, lalu terjadi benjolan yang kadang dikira sebagai pembengkakan. Berbeda dengan rematik, rasa nyeri gejala kanker tulang tetap pada satu tempat dan terus menerus tumbuh. Rasa nyeri yang dirasakan biasanya berlangsung pada malam hari dan terjadi perubahan massa otot tulang.

Karena itulah terjadi benjolan. Rasa nyeri yang tak tertahankan pun kadang membuat penderita menjadi demam sampai menggigil. Penurunan berat badan tak pelak terjadi karena hilangnya nafsu makan dan berkurangnya massa tulang.

Gejala Kanker Tulang Sekunder

Kanker tulang sekunder ini disebabkan oleh sebaran dari kanker dari organ tubuh yang lainnya. Penyebaran kanker ini sering disebut sebagai metastatis. Tulang merupakan metastatispaling baik untuk jenis penyakit kanker manapun.

Kenapa ? Karena di seluruh tubuh kita terdiri dari tulang. Jadi peluang untuk menjadi kanker tulang sekunder bisa mencapai 75%. Sangat berbahaya !

Pertanyaan yang selanjutnya adalah, kanker apa saja yang sering menempel pada tulang ? Ada banyak macam-macam kanker yang bisa berpeluang menjadi kanker tulang sekunder adalah kanker payudara, kanker tiroid, kanker prostad, kanker paru-paru dan kanker ginjal.

Macam-macam kanker itu lokasinya dekat dengan tulang dan banyak diderita oleh orang dewasa. Tapi ada juga yang menyerang anak-anak. Kanker tulang sekunder yang sering menyerang anak-anak adalah neuroblastoma. Kanker memang tidak memandang usia.

Biasanya untuk anak-anak lebih banyak disebabkan oleh faktor genetik. Karena untuk kanker primer butuh waktu yang cukup lama. Untuk beberapa jenis kanker, ada yang sampai berpuluh-puluh tahun baru dapat terbentuk sel kanker.

Bagian tulang yang sering menjadi metastatis dari keganasan tulang lain adalah tulang bagian belakang (koluma vertebralis), panggul (pelvis), iga (kosta), tulang dada (strenum), tulang paha (femur), tulang dada (humerus) dan tulang tengkorak (skull).

Baca Juga : Obat Herbal Penyakit Kanker

Gejala kanker tulang sekunder ini pada dasarnya sama dengan gejala kanker primer, yaitu rasa nyeri dan benjolan di sekitar tulang. Tapi untuk gejala kanker sekunder, penderita sudah terlebih dahulu terkena kanker yang lain.

Jadi dengan adanya komplikasi, penyakit kanker tulang ini membuat penderita jauh lebih menderita dari sebelumnya. Penderita kanker primer dan sekunder memiliki gejala yang menonjol, yaitu rasa lelah yang berlebihan padahal aktivitas yang dilakukan oleh si penderita tidak banyak.

Sel kanker yang menggerogoti tubuh itu membuat tubuh tidak mampu bergerak dengan bebas. Tubuh menjadi tidak bisa meraih barang, mengangkat suatu benda atau berjalan. Kemudian ciri-ciri kanker tulang yang lainnya adalah kepekaan penderita mulai berkurang. Bergerak saja sudah cukup menyusahkan, apalagi untuk melakukan gerak refleks sebagai salah satu reaksi dari kepekaan.

Nah, puncak dari stadium ini adalah kelumpuhan. Tulang yang sudah tak mampu lagi menopang tubuh pada akhirnya tidak bergerak. Akhir yang tragis dari sebuah penyakit. Buruknya lagi, pengobatan kanker tulang masih membutuhkan “KEJAIBAN”. Seperti penyakit kanker yang lainnya, pengobatan untuk penderita kanker tulang tergantung pada stadium yang di alami.

Apabila sudah terkena stadium lanjut, maka amputasi bagian kanker serta kemoterapi tidak dapat dihindari. Karena itu jika anda terkena gejala rematik, pastikan bahwa yang anda alami bukanlah awal dari gejala kanker tulang. Segera konsultasikan ke dokter spesialis terdekat sebelum terlambat.

Semoga apa yang kami sampaikan bermanfaat untuk anda 🙂 Terima kasih .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *