Khasiat Obat Tradisional

Obat Tradisional yang aman tanpa efek samping

Khasiat Serai Sebagai Obat Tradisional

Serai atau sering disebut juga sereh merupakan tanaman rempah-rempah sejenis rumput-rumputan yang memiliki aroma dan rasa yang khas, Tanaman yang memiliki bau ynag khas dan tergolong herbal ini biasa digunakan sebagai bumbu pelengkap masakan. Serai bisa diolah dan menghasilkan minyak serai. Minyak serai merupakan minyak yang didapatkan dari penyulingan serai dan kemudian menghasilkan minyak yang disebut dengan minyak serai. Aroma serai tidak disukai oleh serangga termasuk nyamuk. Maka dari itulah minyak serai sering dimanfaatkan sebagai bahan pembuha obat anti nyamuk dan serangga.

Khasiat Serai Sebagai Obat Tradisional

Selain sebagai bumbu masakan dan bahan anti serangga, serai juga digunakna dalam dunia kesehatan. Banyak kandungan yang terdapat didalam serai, sehingga serai sering digunakan untuk bahan obat-obatan tradisional.

Kandungan zat yang ada didalam serai diantaranya adalah minyak asiri yang terdiri dari sitrat, sitronelol, a pinen, borneol, geranilformat, sitronela, beta-kariofilen, dan lain-lain. Tumbuhan serai juga mengandung zat anti bakteri dan anti mikroba yang sangat bagus untuk menjaga kesehatan lambung dan organ dalam.

Berikut ini beberapa khasiat serai sebagai obat tradisional :

  • Meringankan Kram Pada Perut Saat Menstruasi

Mengonsumsi sari atau air rebusan serai dapat meringankan kram pada saat menstruasi. Air serai juga bisa menghilangakn rasa mual yang terkadang terkado pada saat menstruasi. Minum air serai ini ketika akan mulai beraktivitas yang dimulai sejak pagi hari.

  • Obat Batuk

Jika batuk Anda tidak kunjung sembuh, Anda dapat mencoba resep dengan bahan serai untuk mengatasi batuk yang Anda alami. Resep yang pertama, Anda bisa merebus 50 gram daun serai kering dengan 2 gelas air. Rebus hingga air menyusut dan tersisa setengah gelas. Minum ramuan tersebut 3 kali sehari.

Resep ke dua, ambul akar serai sebanyak 5 gram. Cuci hngga bersih dan rebus dengan 1 gelas air selama 15 menit. Bagi air rebusan tersebut menjadi 2 bagian untuk dikonsumsi pada pagi dan sore hari.

  • Obat Maag

Untuk mengatasi maag, sipakan 40 gram serai segar dan rebus dengan 2 gelas air dan biarkan hingga air tersisa setengah gelas. Minum 2 kali sehari untuk mendapatkan khasiatnya.

  • Obat Keseleo atau Terkilir

Siapkan 2 batang serai, 3 buah kemiri, dan sedikit air. Tumbuh semua bahan tersebut dan panaskan. Setelah cukup panas, tempatkan ramuan tersebut pada bagian yang terkilir.

  • Menghilangakn Nyeri dan Penghangat Tubuh

Anda dapat mengoleskan minyak serai pada tubuh untuk meredakan rasa nyeri sendi, pegal otot, atau skit kepala. Minyak serai yang dioleskan akan memberikan rasa hangat pada tubuh serta kandungan analgesik yang dimilikinta berguna untuk mengurangi rasa nyeri. Minyak serai bisa Anda peroleh di apotek atau toko obat terdekat.

  • Obat Sakit Gigi

Siapkan 40 gram daun serai segar dan direbus dengan 2 gelas air hingga tersisa 1/2 gelas. Gunakna air rebusan tersebut sebagai obat kumur untuk mengatasi sakit gigi.

  • Mengatasi Infeksi

Serai juga dapat bekerja sebagai antiseptik dan efektif untuk mengobati infeksi seperti kurap, luka, kudis, dan infeksi saluran kemih yang dihubungkan dengan sifat anti mikroba dan anti jamur dari serai. Sebuah penelitain menunjukkan baha serai memiliki efek penyembuhan pada infektivitas dermatologi, seperti infeksi jamur dengan jalan menghambat pertumbuhan patogen. Studi lain memberikan bukti keampuhan serai yang mendukung atas thyme, nilam, dan minyak kayu cedar untuk mengobati berbagai penyakit seperti candidias lisa atua gatal karena jamur pada organ intim wanita.

Khasiat Serai Sebagai Obat Tradisional

Namun, sebelum menggunakan serai sebagai obat tradisiona, Anda harus mengetahui bahwa minyak serai terasa sangat panas. Maka dari itu, sebaiknya minyak serai tidak digunakan secara langsung, karena pada beberapa orang minyak serai dapat menimbulkan iritasi pada kulit, khususnya jika memiliki jenis kulit yang tergolong sensitif. Untuk manyiasatinya, Anda dapat menambahkan minyak pelarut sebelum menggunakan minyak serai pada kulit agar minyak yang dipakai tidak terlalu pekat. Terlebih dahulu oleskan minyak pada daerah kecil kulit dan amati apakah kulit mengalami iritasi atau tidak.

Selain itu, minyak serai juga tidak disarankan digunakan oleh wanita haminl, karena dapat meningkatkan denyut jantung secara berlebihan. Dianjurkan untuk berkonsultasi denganahli kesehatan sebelum menggunakan minyak sereh untuk terapi pada kondisi khusus, seperti kehamilan atau mencoba untuk hamil, menyusui, dan selama pengobatan.

Tidak hanya itu, meskipun aman, penggunaan teh herbal yang terbuat dari serai juga dapat mengakibatkan reaksi alergi pada beberapa orang. Jika ada gejala alergi, dianjurkan untuk segera menghentikan penggunaan dan segera mencari bantuan medis.

Artikel Terkait : Khasiat Daun Siri Merah untuk Pengobatan Tradisional

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *